Part 15 : Sekapur Sirih Resep Ketiga, Nurut Sama Orang Tua

Sekapur Sirih,Nurut Sama Orang Tua

“Akhirat itu yang utama, bila akhirat itu didahulukan maka segala urusan dunia akan mengikuti”, Ibunda Dinah Sukowati

Dalam hidup saya, ada dua perempuan yang sangat berarti: ibu saya, Dinah Sukowati, dan istri saya, Mira Susauda. Saya selalu menyebut mereka sebagai “dua bidadari” karena kasih sayang dan cinta mereka yang tulus kepada saya. Mereka adalah sumber kekuatan dan inspirasi terbesar dalam hidup saya.

Setiap kali saya hendak melakukan sesuatu, saya selalu meminta izin, restu, dan doa dari kedua perempuan ini. Doa-doa mereka adalah kekuatan terbesar saya yang membuat saya berani melakukan hal-hal besar hingga saat ini. Saya ingin menceritakan betapa pentingnya peran ibu saya dalam hidup saya.

Ibu Dinah adalah segalanya bagi saya. Sejak kecil, cita-cita saya adalah bisa segera mendapatkan uang dan membahagiakan ibu. Ibu saya adalah orang yang selalu mendukung dan memberi semangat dalam setiap langkah saya.

Cerita kali ini berdasarkan wawancara dengan ibu, untuk memberikan perspektif yang berbeda tentang perjalanan hidup saya menurut orang yang melahirkan dan membesarkan saya. Ternyata, ada banyak kisah-kisah menarik yang mungkin sudah terlupakan oleh saya, tetapi ibu masih mengingatnya dengan jelas.

Kisah-kisah ini membuat perjalanan hidup saya semakin menarik untuk dibaca dan bisa dijadikan teladan serta inspirasi, baik sebagai ayah, suami, anak, maupun pengusaha. Saya sangat bersyukur memiliki ibu dan istri yang luar biasa, yang selalu ada di samping saya dalam setiap langkah perjalanan hidup ini.

Bersambung……

Baca juga part sebelumnya Part 14 : Sekapur Sirih Resep Kedua, Menjadi Broker Trading

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sekapur Sirih, Beban Menjadi Tantangan

Contact

Artikel Lainya